27.2 C
Manokwari

Anggota DPR Papua Barat Minta Pelaku Dihukum Secara Adil

Published:

MANOKWARI, papuaku.id – Dalam dua bulan terakhir ini, di Manokwari tengah terjadi kasus pembunuhan. Belum lepas dari ingatan pada kasus pembunuhan mutilasi yang terjadi di Reremi dengan keadaan korban yang terpotong menjadi tiga bagian kemudian dikejutkan kembali adanya mayat di bagian belakang mobil Innova yang tak lazim hendak dikebumikan di Kawasan Tempat Pemakaman Umum Pasir Putih.

Kedua kejadian pembunuhan tersebut, mendapatkan atensi serius dari Anggota DPR Papua Barat dari Partai PPP, H. Asri, ST dan Anggota Komisi II Fraksi PDI Perjuangan, Fachry Tura yang mana meminta para pelaku untuk diberikan hukuman secara adil.

“Saya ucapkan duka cita yang mendalam serta Saya minta pihak kepolisian untuk memberikan hukuman kepada pelaku sesuai perbuatannya sehingga menghilangkan nyawa manusia,” ujar H. Asti, ST.

“Hukuman pelaku ini jangan di ringankan dan menjadi contoh bagi yang lain untuk tidak melakukan hal yang melanggar hukum,” sambungnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.

“Berikan nasihat-nasihat di lingkungan sekitar agar hal-hal tersebut tidak terjadi di lingkungan kita,” katanya.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada pihak Kepolisian yang telah bekerja cepat, tepat dan terukur sehingga dalam waktu yang tidak lama bisa menangkap para pelaku.

“Saya berharap gerak cepat seperti ini bukan karena pengungkapan kasus yang terjadi dua bulan terakhir ini, melainkan di semua sisi yang menjadi tugas dan kewenangan pihak kepolisian bisa gerak cepat dan tanggap,” kata H. Asri.

Senada, Anggota Komisi II Fraksi PDI Perjuangan, Fachry Tura mengatakan kejadian dua bulan terakhir ini menjadikan pembelajaran untuk semua masyarakat bahwa pentinganya keamanan lingkungan.

Untuk itu, setiap wilayah harus menggerakkan kembali Siskamling mulai dari lingkungan masing-masing.

“Siskamling ini harus di galakkan kembali di setiap kompleks,” pungkasnya. (papuaku)





Berita Terkait