FAKFAK, papuaku.id – Langkah baru pengembangan olahraga disabilitas di Kabupaten Fakfak resmi dimulai. Nicodemus Rahayaan menerima mandat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Fakfak, Senin (22/12/2025).
Mandat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum NPCI Papua Barat, Benone Rahaor, didampingi Sekretaris NPCI Papua Barat, Maria Roslinde Minis, dalam prosesi yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Fakfak.
Penyerahan mandat ini turut disaksikan Sekretaris Disdikpora Kabupaten Fakfak, Mohamad Taher Patiran, S.Sos., M.M., sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga prestasi bagi penyandang disabilitas.
Ketua Umum NPCI Papua Barat, Benone Rahaor, menegaskan bahwa NPCI bukan sekadar organisasi olahraga, melainkan wadah perjuangan dan pengabdian bagi atlet Disabilitas.
“NPCI adalah ruang harapan bagi atlet penyandang disabilitas. Atlet Disabilitas Papua Barat telah berulang kali mengharumkan nama daerah, bahkan Indonesia, di berbagai ajang nasional,” ujar Benone.
Ia menambahkan, pembentukan NPCI di tingkat kabupaten merupakan langkah strategis untuk memastikan pembinaan atlet Disabilitas berjalan secara terstruktur, berkelanjutan, dan berkeadilan.
“Dengan terbentuknya NPCI Kabupaten Fakfak, kami berharap lahir atlet-atlet Disabilitas berprestasi yang mampu membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi,” tegasnya.
Optimisme serupa disampaikan Sekretaris Disdikpora Fakfak, Mohamad Taher Patiran. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap program-program NPCI.
“Kami siap mendukung, baik dari sisi pembinaan, fasilitasi kegiatan, hingga keikutsertaan atlet Disabilitas dalam berbagai kejuaraan. Olahraga Disabilitas adalah bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Fakfak,” ujarnya.
Sebagai informasi, NPCI merupakan organisasi olahraga prestasi tertinggi bagi penyandang disabilitas di Indonesia, setara dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). NPCI memiliki peran strategis dalam membina dan mengirim atlet Disabilitas ke ajang nasional seperti Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas), hingga kompetisi internasional seperti Asian Para Games dan Paralimpiade.
Lebih dari sekadar prestasi, NPCI juga mengemban misi perlindungan, kesejahteraan, serta pemenuhan hak-hak atlet Disabilitas agar memperoleh perlakuan yang adil dan bermartabat.
Dengan mandat yang kini berada di tangan Nicodemus Rahayaan, NPCI Kabupaten Fakfak diharapkan menjadi lokomotif baru kebangkitan olahraga disabilitas. Sebuah gerakan senyap namun berdaya, yang membuka panggung prestasi bagi atlet Disabilitas Fakfak untuk berdiri sejajar, berlari bersama, dan menang atas keterbatasan. (papuaku)






