27.2 C
Manokwari

Bondan Santoso Sebut Stok Bapok Hingga Idul Fitri Aman

Published:

MANOKWARI, papuaku.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Papua Barat, Bondan Santoso, Jumat (13/3/2026).

Menurut Bondan, berdasarkan laporan dari Perum Bulog wilayah Manokwari, stok beras yang tersedia saat ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan, termasuk selama momentum Idul Fitri.

“Dari informasi Bulog Manokwari, stok beras di gudang masih tersedia. Selain itu, terdapat sekitar 500 ton beras yang saat ini berada di pelabuhan serta sekitar 1.000 ton lainnya masih dalam perjalanan menuju Papua Barat,” ujarnya.

Selain beras, Bondan juga memastikan stok bahan pokok lainnya seperti gula, minyak goreng, serta kebutuhan pangan utama lainnya masih dalam kondisi aman hingga Hari Raya Idul Fitri.

Meski demikian, ia mengakui terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan menjelang hari besar keagamaan. Menurutnya, fenomena tersebut merupakan hal yang lazim terjadi setiap menjelang perayaan hari raya karena meningkatnya permintaan masyarakat.

“Setiap momen hari raya biasanya memang terjadi kenaikan harga, tetapi sejauh ini kenaikannya masih dalam batas normal dan tidak terlalu signifikan,” katanya.

Ia menambahkan, beberapa komoditas yang cenderung mengalami kenaikan harga antara lain cabai atau rica, bawang, dan sejumlah bahan pangan lainnya. Kondisi tersebut juga dipengaruhi meningkatnya kebutuhan konsumsi, termasuk untuk program dapur sehat Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara itu, untuk komoditas telur ayam ras, Bondan menyebut pasokan di Papua Barat relatif stabil. Hal ini didukung oleh keberadaan peternak ayam lokal serta tambahan pasokan telur dari Surabaya.

“Ada sedikit kenaikan harga pada telur ayam lokal, tetapi untuk telur yang dipasok dari Surabaya cenderung masih stabil,” pungkasnya. (papuaku)





Berita Terkait