MANOKWARI, papuaku.id, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani, M.Si mengapresiasi hadirnya SMA Muhammadiyah Concervation (SMAMCO) Manokwari sebagai sekolah konservasi pertama di Papua Barat.
Hal ini diungkapkannya usai melakukan audiensi bersama Kepala Sekolah SMAMCO, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Papua Barat, BPMP Papua Barat, serta para stakeholder lainnya, di kediamannya, Selasa (19/5/2026).
Lakotani menyebut dengan hadirnya SMAMCO sebagai sekolah konservasi telah memberikan sebuah trobosan, mengingat Papua Barat telah ditetapkan sebagai provinsi berkelanjutan berdasarkan Perdasus No.10 Tahun 2019.
“Inti atau substansi dari provinsi berkelanjutan itu adalah provinsi, atau seluruh kegiatan pembangunan begitu juga investasi di Papua Barat ini, boleh berlangsung dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan, dengan memastikan terjaganya tutupan hutan yang tetap lestari tetapi juga kawasan laut yang tetap terjaga,” ungkapnya.
Untuk diketahui bahwa SMAMCO Manokwari merupakan sekolah konservasi dibawah naungan Muhammadiyah yang rencananya Unit Sekolah Baru (USB)nya akan diresmikan pada 28 Mei mendatang oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
“Papua Barat menyambut dengan sukacita peresmian SMA Muhammadiyah konservasi Manokwari ini sebuah terobosan yang luar biasa. Apa yang dilakukan oleh Muhammadiyah dengan membangun SMA konservasi ini adalah upaya yang luar biasa, yang tentu sejalan dengan semangat yang telah ditetapkan oleh Papua Barat,” ujarnya.
Ia berharap dengan adanya sekolah konservasi ini dapat berkontribusi, guna mendukung Papua Barat sebagai provinsi berkelanjutan.
“Semoga dengan kontribusi yang luar biasa ini akan mendorong dan menjadi penopang provinsi berkelanjutan di Papua Barat,” harapnya. (AKR)






