MANOKWARI, papuaku.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Papua Barat terus menggenjot cakupan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di Kabupaten Pegunungan Arfak yang hingga kini masih tergolong rendah.
Kepala Disdukcapil Provinsi Papua Barat, dr. Ria M. Come, mengatakan pihaknya akan melakukan pelayanan jemput bola ke sejumlah distrik di wilayah Pegunungan Arfak pada pekan depan guna meningkatkan jumlah masyarakat yang melakukan perekaman KTP elektronik.
“Pekan depan kami akan turun ke dua distrik di Pegunungan Arfak untuk meningkatkan cakupan perekaman KTP elektronik,” ujar Ria, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, pelayanan administrasi kependudukan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada perekaman KTP elektronik, tetapi juga mencakup 22 jenis layanan administrasi kependudukan lainnya.
Selain itu, Disdukcapil Papua Barat juga tengah memprioritaskan peningkatan cakupan Kartu Identitas Anak (KIA) yang saat ini masih berada di bawah target provinsi maupun nasional.
“Kami juga fokus pada Kartu Identitas Anak karena capaiannya masih kurang dari target. Saat ini cakupan KIA baru mencapai 62 persen,” katanya.
Ria menambahkan, upaya peningkatan pelayanan administrasi kependudukan melalui sistem jemput bola tersebut telah rutin dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
Meski berbagai intervensi telah dilakukan, capaian perekaman dan penerbitan dokumen kependudukan di sejumlah daerah masih belum memenuhi target yang ditetapkan.
Ia berharap melalui pelayanan langsung ke distrik-distrik, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan administrasi kependudukan sehingga cakupan dokumen kependudukan di Papua Barat terus meningkat. (papuaku)






