26.2 C
Manokwari

Isu Demo di Manokwari, Ps. Thobias Orocomna: Jangan Coreng Wajah Kota Injil, Sukseskan Pesparawi Nasional

Published:

MANOKWARI, papuaku.id – Jelang pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan dipusatkan di Manokwari pada 20-28 Juni 2026, Wakil Pokja Agama Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, Ps. Thobias Orocomna, mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian.

Imbauan Ps. Thobias Orocomna disampaikan usai beredarnya pamflet ajakan akse demonstrasi dari sejumlah kelompok untuk menolak PSN, MBG dan lainnya yang direncanakan Jumat, 19 Juni 2026.

Ia mengatakan setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, namun momentum Pesparawi Nasional perlu dijaga agar tetap berlangsung dalam suasana damai, aman, dan penuh sukacita.

“Kita menghormati setiap pendapat dan aspirasi yang disampaikan masyarakat. Namun, menjelang pelaksanaan Pesparawi Nasional, saya mengimbau kepada adik-adik mahasiswa dan seluruh masyarakat untuk mengedepankan dialog dan menjaga situasi tetap kondusif demi kepentingan bersama,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Thobias menegaskan bahwa Pesparawi Nasional bukan hanya kegiatan keagamaan semata, melainkan bentuk penghormatan bagi Manokwari Papua Barat sebagai tuan rumah yang akan menyambut ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Menurutnya, seluruh lapisan masyarakat musti memberikan citra daerah yang aman dan damai sehingga kesan positif membekas bagi para tamu. Tak hanya itu, sekaligus menunjukkan kedewasaan masyarakat Papua Barat dalam menjaga persatuan dan kerukunan.

“Kita harus tunjukkan bahwa Manokwari adalah Kota Injil yang menjunjung tinggi nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan kedamaian. Mari kita sambut para tamu dengan suasana yang aman dan nyaman,” katanya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, mahasiswa, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mendukung suksesnya penyelenggaraan Pesparawi Nasional.

“Mari tunjukkan kualitas sebagai kaum intelektual yang cerdas dan bijaksana. Mari kita menjaga wajah Kota Manokwari agar tetap damai dan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Papua Barat,” tuturnya.

Pesparawi Nasional yang diselenggarakan di Manokwari diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan antarumat Kristiani dari seluruh Indonesia serta membawa dampak positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan dukungan seluruh komponen masyarakat, pelaksanaan Pesparawi Nasional diharapkan dapat berlangsung dengan aman, tertib, sukses, dan membawa berkat bagi Papua Barat maupun Indonesia. (papuaku)


Eksplorasi konten lain dari Papuaku

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







Berita Terkait

Eksplorasi konten lain dari Papuaku

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca