27.3 C
Manokwari

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Diminta Perkuat Reformasi dan Tingkatkan Kepercayaan Publik

Published:

MANOKWARI, papuaku.id – Peringati Hari Bhayangkara ke 80 tahun, Polda Papua Barat menggelar upacara di halaman Mapolda Papua Barat, Rabu (1/7/2026).

Amanat Presiden RI yang dibacakan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Alfred Papare mengatakan Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan bagi seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk terus memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kepercayaan masyarakat di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Alfred Papare melakukan pengecekan personel upacara peringatan Hari Bhayangkara ke 80 tahun. Foto : Bagus Wicaksono/papuaku

“Seluruh pengabdian Polri harus bermuara pada pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui tugas melindungi, mengayomi, dan melayani secara profesional, responsif, serta berintegritas,” ujarnya.

Ia mengatakan Polri juga diminta mampu beradaptasi menghadapi dinamika geopolitik global yang ditandai rivalitas kekuatan dunia, perang siber, kejahatan transnasional, hingga ketidakpastian ekonomi akibat konflik internasional.

“Kondisi tersebut menuntut Polri tidak lagi bekerja secara reaktif, melainkan mengedepankan langkah prediktif dan adaptif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.

Dalam amanatnya, Polri turut berkontribusi mengawal berbagai program strategis pemerintah. Hingga saat ini, Polri telah membangun 1.179 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari target 1.500 unit untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Di sektor ketahanan pangan, Polri mengoptimalkan lahan jagung seluas 651.196 hektare yang berhasil meningkatkan produksi jagung nasional hingga 94 persen atau setara 1,36 juta ton.

Selain itu, Polri terus memperkuat penegakan hukum terhadap tindak pidana narkoba, penyelundupan, dan perjudian daring, sekaligus menjaga keamanan proyek strategis nasional, kawasan industri hilirisasi, serta investasi nasional.

Polri juga mencatat keberhasilan meresmikan 10.905 unit rumah bagi personel Polri dan masyarakat dari target pembangunan sebanyak 15.923 unit.

Menghadapi tantangan ke depan, seluruh personel Polri diminta berpedoman pada lima arahan utama, yakni memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan dan penegakan hukum, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan publik.

Kapolda Papua Barat menuturkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama institusi Polri. Oleh karena itu, seluruh anggota diminta membangun budaya integritas, memperkuat komunikasi publik, merespons cepat setiap keluhan masyarakat, serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi momentum bagi Polri untuk mempercepat transformasi menyusul disahkannya Undang-Undang Polri yang baru,” kata Kapolda Papua Barat.

“Regulasi tersebut diharapkan menjadi landasan bagi Polri untuk terus berbenah dan menjawab harapan masyarakat terhadap institusi kepolisian yang semakin profesional, humanis, transparan, dan akuntabel,” tambahnya. (papuaku)


Eksplorasi konten lain dari Papuaku

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







Berita Terkait

Eksplorasi konten lain dari Papuaku

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca